Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh label halal terhadap keputusan pembelian kosmetik di lingkungan Karyawan STIE Nusa Megarkencana Yogyakarta. Variabel penelitian ini menggunakan tiga variabel yaitu dua variabel independen yaitu; Label Halal (X1) dan Kualitas Produk (X2) dan Keputusan pembelian sebagai variabel independen(Y). Populasi dalam penelitian ini adalah Mahasiswa STIENUS khususnya angkatan 2023/2024 sebagai konsumen yang membeli produk kosmetik bersertifikasi halal. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh sampel penelitian sebanyak 50 responden. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini variabel Label Halal dan Kualitas Produk merupakan variabel yang memiliki pengaruh dominan terhadap variabel Keputusan Pembelian kosmetik pada konsumen di STIE Nusa Megarkencana Yogyakarta. Dibuktikan dengan hasil Deskriptif label halal memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian. Dari hasil uji F dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh secara simultan dan signifikan label halal dan kualitas produk terhadap keputusan pembelian. Hasil diperoleh angka koefisien determinasi atau (R2 ) sebesar 18 %. Hal ini berarti 18% variasi perubahan naik turunnya keputusan pembelian disebabkan variabel label halal. Dan Kualitas Produk, sedangkan sisanya sebesar 82% disebabkan oleh faktor lain yang tidak dianalisis dalam penelitian ini.
Kata Kunci: Label halal, kualitas produk, keputusan pembelian
##submission.howToCite.none##
- Certification, and Marketing Components in Determining Halal Purchase Intention Among Non Muslims in Malaysia: A Structural Equation Modeling Approach.” Journal of International Food and Agribusiness Marketing 25(1):1–23. doi: 10.1080/08974438.2013.723997.
- Badan Pusat Statistik. 2010. “Penduduk Menurut Kelompok Umur Dan Agama Yang Dianut.”
- Haleem, Abid, Mohd Imran Khan, Shahbaz Khan, and Abdur Rahman Jami. 2020. “Research Status in Halal: A Review and Bibliometric Analysis. Modern Supply Chain Research and Applications.” Modern Supply Chain Research and Applications 2(1):23–41. doi: https://doi.org/10.1108/MSCRA-06-2019-0014.
- Kementrian Kesehatan RI. 1998. “445/MENKES/PER/V/1998 Bahan, Zat Warna, Substratum, Zat Pengawet Dan Tabir Surya Pada Kosmetik.”
- Keputusan Menteri Agama R.I. 2001. “Nomor 518 Tahun 2001 Tanggal 30 Nevember 2001 Tentang Pedoman Dan Tata Cara Pemeriksaan Dan Penetapan Pangan Halalmenteri Agama Republik Indonesia.”
- Kotler, and Amstrong. 2001. Prinsip-Prinsip Pemasaran. 12th ed. Erlangga.
- Kotler, Philip, and Armstrong. 2010. Prinsip-Prinsip Pemasaran, Edisi Kedua Belas. 1st ed. Erlangga.
- Kotler, Philip, and Armstrong. 2014. Prinsip-Prinsip Pemasaran. 12th ed. Erlangga.
- Kotler, Philip, and Keller. 2013. Prinsip-Prinsip Pemasaran. 12th ed. Erlangga.
- Kotler, Philip, and Keller. 2018. Prinsip-Prinsip Marketing. 7th ed. Jakarta: Salemba Empat.
- Lada, Suddin, Hanudin Amin, and Geoffrey H. Tanakinjal. 2009. “Predicting Intention to Choose Halal Products Using Theory of Reasoned Action.” International Journal of Islamic and Middle Eastern Finance and Management 2(1):66–76. doi: 10.1108/17538390910946276.
- Limanseto, Haryo. 2024. “Hasilkan Produk Berdaya Saing Global, Industri Kosmetik Nasional Mampu Tembus Pasar Ekspor Dan Turut Mendukung Penguatan Blue Economy.” Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia. Retrieved (www.ekon.go.id).
- Salehudin, Imam, and Adi Luthfi Luthfi. 2011. “Marketing Impact of Halal Labeling toward Indonesian Muslim Consumer’s Behavioral Intention Based on Ajzen’s Planned Behavior Theory: Policy Capturing Studies on Five Different Product Categories.” ASEAN Marketing Journal 1(1):35–42. doi: https://doi.org/10.21002/amj.v3i1.2013.
- Salehudin, Imam, and Basuki Mukhlish. 2012. Pemasaran Halal: Konsep, Implikasi Dan Temuan Di Lapangan. Lembaga Penerbit Fakultas Ekonomi UI.
- Suryani, Tatik. 2008. Perilaku Konsumen: Implikasi Pada Strategi Pemasaran. Yogyakarta: Graha Ilmu.